Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

kapsul waktu bernama ramadan

Suara dentingan sendok sayur yang dibolak-balik di wajan membangunkanmu dari tidur.  Suasana malam itu tenang.  Remang sinar lampu dapur menembus tirai kamarmu, menampilkan siluet ibu yang tengah menghangatkan sayur sisa semalam. Saat matamu perlahan terbuka, kamu mendapati ayah duduk di sampingmu, barangkali sudah berusaha membangunkanmu  sejak tadi .  “Bangun, Nak. Dua puluh menit lagi imsak,” kata ayah. Baru saja kamu hendak menyahut, cahaya lampu mendadak berganti warna. Seketika, pemandangan itu lenyap. Kamu tak lagi berada di kamar lamamu, melainkan di sebuah ruang yang berbeda; kamar kosmu. Sendirian. Dari kejauhan, terdengar sayup-sayup suara takmir masjid mengumumkan imsak dua puluh menit lagi. Ada perasaan ganjil yang menyelusup ke dalam dadamu, sebuah rasa yang belum sepenuhnya bisa kamu beri nama. Di kepalamu, ratusan film seolah diputar bersamaan. Kepingan-kepingan kenangan tentang Ramadan sepanjang hidupmu bermunculan tanpa aba-aba. Kamu teringat saat m...

Postingan Terbaru